Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Juni 2011

Festival Komputer Indonesia, Yakin Sukses Besar


Pameran Festival Komputer Indonesia (FKI) bertajuk ‘Gelegar Pesta Komputer’ kembali digelar di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta pada tanggal 8 hingga 12 Juni 2011. Ingin mengulang kesuksesan pameran FKI tahun lalu, multi event yang juga diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Makasar tersebut menargetkan akan didatangi oleh 100.000 orang pengunjung.

Branch manager Dyandra Promosindo wilayah Semarang dan Yogyakarta selaku event organiser pameran itu, Agung M. Paramata mengatakan pameran yang berlangsung selama empat hari (8-12 Juni 2011) optimis mampu menyedot 100 pengunjungan. Bersamaan dengan moment tepat liburan sekolah, kenaikan kelas dan pendaftaran siswa baru, diharapkan mampu meraih transaksi senilai Rp7 miliar.

“Para pelajar ini tentunya membutuhkan komputer, netbook, atau gadget baru dan diharapkan kali ini kami dapat mencapai target transaksi sebesar itu”, ungkapnya. Bahkan pameran Mega Bazaar Komputer sebelumnya Maret lalu transaksi yang diptakan mencapai Rp5,8 miliar.

Menurut dia, sebenarnya nilai transaksi bisa melebihi target, jika lembaga pembiayaan yang mengikuti pameran ini, bersedia mengungkapkan hasil transaksinya, karena diperkirakan leasing yang ikut ini transaksinya bisa mencapai 40% dari target.

Mengenai penjualan, dikatakannya saat ini masih didominasi oleh netbook, notebook dan tablet yang bisa menyumbang 30 persen nilai total transaksi. Selain itu, printer masih banyak diminati masyarakat mengingat harganya yang terjangkau dan inovasi produk yang terus berkembang.

Dijelaskanya agar mendongkrak transaksi para pengunjung, diadakan pula undian grandprize berupa logam mulia senilai Rp 100 juta dan doorprice berupa satu unit motor yang diundi pada akhir pameran bagi para pembeli yang bertransaksi.

“Selain itu, kami juga membuat program lelang barang dimana barang yang dijual akan lebih murah dari yang ada dipasaran,” tutup Agung. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)

Kontes Robot Nasional 2011 Digelar di UGM


Ajang robotika paling bergengsi di Indonesia, Kontes Robot Nasional Indonesia 2011, akan digelar di Gedung Graha Sabha Permana Universitas Gadjah Mada pada 11-12 Juni. Kompetisi itu diikuti oleh 51 Perguruan Tinggi se-Indonesia dengan total 101 tim. Pemenang lomba tingkat nasional ini akan berlaga pada kontes robot internasional di Thailand dan Meksiko. 

Ketua panitia Kontes Robot Nasional 2011, Arif Wibisono, menyatakan kontes ini akan mempertandingkan tiga kategori, yakni Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). Para peserta yang mengikuti ajang ini adalah pemenang pertama hingga pemenang ketiga dalam ajang kontes robot regional.

“Pemenang KRI akan maju ke kejuaraan internasional ABU Robocon 2011 di Bangkok, Thailand, pada 9 September mendatang, sedangkan juara KRCI Battle akan mewakili Indonesia ke kompetisi Robocup 2012 di Meksiko,” kata Arif, Jumat, 10 Juni 2011. 

Tema KRI 2011 adalah Larungan, yang mengadaptasi tema Asia-Pacific Broadcasting Union (ABU) Robocon 2011. Tema itu berasal dari Loy Kranthong, tradisi masyarakat Thailand yang melarung bunga teratai untuk Dewi Sungai yang diselenggarakan setiap bulan November.

Pada kompetisi di Indonesia ini, para robot beradu kecepatan merangkai kranthong (karangan bunga) sebanyak mungkin pada candle light base kemudian melarungnya pada perrmukaan sungai. “Pemenangnya harus meletakkan api ilin pada kranthong yang bergoyang dengan cepat dan tanpa kesalahan,” kata Arif.

Selain pentas robot, ada pula pameran dan lomba dengan tema “Jogja Under Attack”. Pameran yang digelar di lantai dasar GSP ini mengambil konsep inovasi di bidang robotika berupa pertunjukkan robot, robot toys and hobby, robot artwork, stand teknologi dan edukasi, pagelaran band musik, permainan interaktif, dan festival kostum robot. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)

Galaxy Tab 10.1 dan Galaxy Tab 8.9, Generasi Baru Samsung


Galaxi Tab 8.9
Setelah menunggu cukup lama, kini Samsung meluncurkan komputer tablet penerus Galaxy Tab 1 dan tidak tanggung-tanggung dua tablet langsung diluncurkan, yaitu Samsung Galaxy Tab 8.9 dan Samsung Galaxy Tab 10.1. Dua jagoan baru Samsung di kelas komputer tablet yang telah mengalami pembaruan disana-sini.

Perbedaan mencolok antara generasi lama dan baru terdapat pada layarnya. Samsung Galaxy Tab generasi pertama muncul dengan layar 7 inci, generasi kedua dan ketiga masing-masing dengan layar 8,9 inci dan 10,1 inci. Keunggulan lainnya, kedua seri terbaru ini memakai sistem operasi Android khusus tablet, Android 3.0 (Honeycomb), dan tampilan antarmuka TouchWiz 4.0. Samsung Galaxy Tab 8.9 yang memiliki layar 8,9 inci beresolusi WXGA. Ia berdimensi 23 x 15,7 x 0,8 cm dengan berat 470 gram. Fitur lainnya kurang lebih sama seperti pendahulunya. Kini, baik Galaxy Tab 8.9 maupun Galaxy Tab 10.1 keduanya lebih tipis daripada produk keluaran Apple yang diklaim paling tipis, yaitu iPad 2.

Galaxy Tab 10.1
 
Tak sekadar sebagai komputer tablet, gadget yang menggunakan layarPLS ini, juga dapat digunakan untuk melakukan dan menerima panggilan. Gadget ini mempunyai jaringan GSM/GPRS/EDGE 850/900/1.800/1.900 MHz, 3,5G (HSUPA 5,76 Mbps, HSDPA 7,2 Mbps) 900/1.900/2.100 MHz, dan dilengkapi konektivitas Wi-Fi 802,11n serta Bluetooth 3,0. Untuk melakukan panggilan, pengguna tak harus menempelkannya di telinga, namun dapat dilakukan melalui headset atau cukup diletakkan di dekatnya. Perangkat dengan waktu siaga tujuh jam untuk film ini dapat digunakan untuk teleconference. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)

Menghemat Listrik Di Rumah


Hari Bumi sudah berlalu. Tapi, tak ada salahnya Anda terus berusaha menghemat penggunaan listrik. Bila tak menyelamatkan bumi, paling tidak menyelamatkan pengeluaran bulanan. Karena perangkat elektronik di rumah tak serta-merta berhenti menyedot listrik atau hanya sedikit menarik listrik saat dimatikan. Faktanya, kebanyakan perangkat elektronik justru banyak mengonsumsi listrik pada modus standby atau mati. Khususnya adalah perangkat komputer, seperti monitor, printer, USB hub, pemindai, modem, dan sebagainya. 

Fakta lainnya, semua perangkat elektronik yang memakai kontrol jarak jauh akan terus menyedot listrik saat dimatikan. Contohnya adalah televisi. Saat televisi dalam keadaan off sebetulnya ia sebagian masih dalam keadaan on agar bisa segera menampilkan gambar saat dinyalakan kembali.

Fakta ini dikenal dengan istilah ”Vampire Energy” atau ”Phantom Load.” Perangkat lain yang sama kelakuannya seperti itu adalah perangkat dengan suplai listrik eksternal atau adaptor, perangkat-perangkat dengan monitor digital atau LCD/LED, dan kebanyakan perangkat-perangkat besar seperti AC dan kulkas.
Bagaimana mengatasi vampir penyedot listrik ini? Sederhana. Cabutlah kabel listrik saat perangkat tidak dinyalakan. Memang, mencabut dan mencolokkan kembali kabel itu terasa merepotkan. Apalagi bila Anda memiliki cukup banyak perangkat. Tapi, mana yang lebih repot ketimbang menguras dompet lebih dalam setiap bulan?

Bila tak mau terlalu repot, ada alat bernama Surge Protector dengan outlet Master-Control. Alat ini mirip seperti kabel sambung, namun mempunyai pengontrol. Colokkan perangkat elektronik yang sering Anda pakai, seperti televisi dan komputer, ke outlet Master. Lalu, perangkat pelengkap, seperti monitor komputer, printer, pemindai, dan sebagainya, ke outlet Control

Outlet Master dapat mendeteksi apakah perangkat elektronik sedang dimatikan atau dalam kondisi sleep mode. Selanjutnya, secara otomatis outlet Control akan mematikan aliran listrik. Dengan begitu, perangkat elektronik pelengkap tidak akan menyedot tenaga listrik lagi. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)

Taman Pintar Wujud Ekspresi, Apresiasi dan Kreasi


Terletak di kawasan pusat Kota Yogyakarta, sebuah wahana wisata untuk anak-anak yakni Taman Pintar dibangun sebagai wahana ekpresi, apresiasi dan kreasi dalam suasana yang menyenangkan. Dengan moto mencerdaskan dan menyenangkan, taman yang mulai dibangun pada 2003 ini ingin menumbuh kembangkan minat anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan pemainan dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia yang berkualitas. Taman Pintar juga ingin mewujudkan salah satu ajaran Ki Hajar Dewantara yaitu Niteni: Memahami, Niroake: Menirukan, dan Nambahi: Mengembangkan.

Di dalam Taman Pintar terdapat beberapa zona. Yang pertama adalah Playground, yakni daerah penyambutan dan permainan serta sebagai ruang publik bagi pengunjung. Pada daerah ini disediakan sejumlah wahana bermain untuk anak seperti Pipa Bercerita, Parabola Berbisik, Rumah Pohon, Air Menari, Koridor Air, Desaku Permai, Spektrum Warna Dinding Berdendang, Sistem Katrol, Jembatan Goyang, Jungkat-jungkit, Istana Pasir, Engklek, dan Forum Batu   Zona kedua adalah Gedung Heritage. Daerah ini diperuntukkan bagi pendidikan anak berusia dini (PAUD), yang terdiri dari anak-anak usia pra-sekolah hingga TK. 

Ada pula Gedung Oval yang terdiri dari zona pengenalan lingkungan dan eksibisi ilmu pengetahuan, zona pemaparan, sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta Gedung Kotak terdiri dari tiga lantai yakni lantai pertama zona sarana pelengkap Taman Pintar yang mencakup ruang pameran, ruang audiovisual, radio anak Jogja, food court, dan souvenier counter. Lantai dua zona materi dasar dan penerapan iptek terdiri dari Indonesiaku, jembatan sains, teknologi populer, teknologi canggih, dan perpustakaan. Sedangkan lantai tiga terdiri dari laboratorium sains, animasi dan tv, serta courses class.

Semua peragaan iptek tidak hanya dapat dilihat saja, akan tetapi juga bisa disentuh dan dicoba-coba oleh pengunjung. Sehingga taman pintar ini akan merangsang rasa ingin tahu, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya iptek, memancing kreatifitas dan meningkatkan gairah belajar mata ajaran ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika, kimia dan biologi.

Disebut Taman Pintar karena di kawasan ini siswa mulai pra sekolah sampai SLTA bisa dengan leluasa memperdalam pemahamannya soal materi pelajaran yang diterima di sekolah dan berekreasi. Pendekatan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan eksakta dan teknologi dilakukan melalui berbagai media dengan tujuan meningkatkan apresiasi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara garis besar materi isi Taman Pintar terbagi menurut kelompok usia dan penekanan materi. Menurut kelompok usia terbagi atas usia tingkat pra sekolah hingga taman kanak – kanak dan sekolah dasar hingga sekolah menengah, sedangkan menurut penekanan materi diwujudkan dalam interaksi antara pengunjung dengan materi yang disampaikan melalui anjungan yang ada.

Salah satu dari sejumlah permainan yang disediakan di Taman Pintar, adalah Permainan Air yang memperkenalkan bagaimana terjadinya pelangi. Permainan yang tidak kalah menariknya, adalah Parabola Berbisik. Masing-masing anak berdiri di depan parabola yang jaraknya sekitar 15 meter, kemudian mereka berbisik. Nah temannya yang jauh dari parabola itu nanti akan mendengar. Itu namanya konvort rambatan pantulan gelombang suara, jadi melalui media udara.

Di sini juga tersedia permainan Pipa Gaung. Konsep gaung, anak-anak bisa berisi atau bicara dari ujung-ujung pipa. Suara itu bisa merambat melalui pipa bisa dipantulkan sehingga bisa terdengar di ujung satunya. Pipanya di pendam.Selain itu yang paling banyak disukai anak-anak itu Gendang, dinding berdendang, dinding ini menjelaskan kalau luas kecilnya permukaannya itu menentukan tinggi rendahnya nada. Misalnya permukaannya kecil berarti nada yang dihasilkan itu kecil. Jadi anak bisa belajar sendiri berbagai pengetahuan yang selama ini hanya mereka peroleh dalam bentuk teori. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)

Apkomindo Solo Kembali Gelar Pameran


Asosiasi Pengusaha Komputer (Apkomindo) Solo menggelar Pameran Komputer bertajuk National IT Expo (NIX) 2011 di Diamond Solo Convention Center (DSCC) dari 1 hingga 5 Juni. Pameran kedua di tahun ini melibatkan 24 brand dalam 81 stan yang terdiri dari 69 stan toko komputer dan 15 stan VIP.

Ketua Apkomindo Solo, Andoko, mengaku optimistis hasil pameran kali ini lebih baik dari Solo Computer Bazaar (SCB) Maret lalu dengan nilai transaksi lebih dari 10 Miliar. Hal ini mengingat waktu penyelenggaraannya hampir bertepatan dengan pergantian tahun ajaran baru dan cuti bersama.

Andoko menargetkan tingkat kunjungan selama lima hari pameran mencapai 50 ribu pengunjung. “Netbook masih merupakan produk yang diunggulkan dalam pameran kali ini Selain itu, untuk menarik minat pengunjung, kami menyiapkan hadiah 1 unit netbook yang diundi setiap hari”, ungkap Andoko.

Pameran komputer NIX 2011 ini juga digelar bersamaan dengan kegiatan Apkomindo untuk Pendidikan (AuP). Apkomindo untuk Pendidikan ini merupakan kerjasama Apkomindo dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendiknas. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru untuk menerapkan IT sebagai media pembelajaran. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)

Acer Aspire TimelineX 2011, Desain dan Spesifikasi Berkelas


Acer telah menguprade spesifikasi maupun desain laptop Acer Aspire TimelineX 2011. Bersamaan dengan Pameran FKI bertajuk ‘Gelegar Pesta Komputer’ yang digelar di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta 8 Juni lalu, Acer menunjukkan laptop upgrade terbarunya ini.  “Versi yang lebih baru ini tetap menjaga desain gaya minimalis dan berat yang ringan dan meningkatkan spesifikasi prosesor ke Intel Sandy Bridge, dengan chip Core i3 dan i5 daya rendah”, ungkap Andi, salah seorang peserta pameran FKI dari gerai Acer. Tipe yang lebih high-end  dan lebih baik akan datang dengan baik dengan  GeForce GT 520M atau 540M  yang didedikasikan untuk memungkinkan main game terbaru sekaligus menjaga ketahanan baterai dengan NVIDIA Optimus yang memungkinkan switch otomatis sehingga batere bisa tahan sampai dengan delapan jam.

Penambahan lain adalah adanya dukungan  Dolby Home Audio versi  4, HDMI out , dan USB 3.0 input. Pada seri paling ringan , Acer TimelineX 3830T dengan layar 13.1-inci memiliki berat sekitar 4,1 pon dengan drive optik dan ukuran tebal tidak lebih dari 1,15 inci. Acer TimelineX 3830T justru akan memiliki harga lebih mahal dibanding versi dengan layar lebih besar dan menggunakan GeForce GT 540M dengan 4GB RAM dan harddisk 500 GB yang akan dijual dengan harga mulai dari 779.99 USD.

Lalu untuk Acer TimelineX 4830T dan 5830T memiliki layar 14  dan layar 15,6 inci masing-masing dengan berat bodi lebih berat yaitu 4,9 dan 5,6 pon.Acer TimelineX 4830T akan menggunakan Intel HD 3000 integrated graphic, harddisk 640 GB dan harga mulai dari 699.99 USD. Sedangkan versi 15.6 inci TimelineX 2011 5830T malah menggunakan prosesor Core i3 dengan harga mulai dari 599.99 USD yang merupakan versi paling murah. (Nisita Rizki Alisa/D0207128)